Posted by: inkaiprestasiwanareja | June 17, 2012

HASIL GASHUKU 17 JUNI 2012

GASHUKU INKAI

(INSTITUT KARATE-DO INDONESIA)

Salam Karate….

Oss…

Alhamdulillah, dengan rahmat Allah Yang Maha Kuasa Pelakasanaan Gashuku INKAI tahun 2012 terlaksana dengan baik tanpa halangan suatu apa. Pelaksanaan Gashuku pada tahun ini dilaksanakan pada hari Minggu, 17 Juni 2012 bertempat di Lapangan Sepak Bola, Meluwung-tarisi-Wanareja-Cilacap. Gashuku tersebut dihadiri oleh 141 Peserta/Karateka dan 12 MSH (Majelis Sabuk Hitam). Untuk jumlah yang ditargetkan sebenarnya bisa mencapai kurang lebih 200 an peserta. Namun, dikarenakan beberapa peserta dari salah satu Dojo yang sedang mengikuti kegiatan sekolah, maka jumlah peserta kurang mencapai target yang diharapkan. Namun, dengan jumlah tersebut tidak menghalangi para karateka putus semangat, sehingga pelaksanaan Gashuku tetap berjalan dengan lancar dan sukses.

Kegiatan Gashuku tersebut dimaksudkan untuk menyelaraskan/menyamakan semua gerakan-gerakan karate serta konsep” lainnya yang berhubungan dengan Karate khususnya INKAI, sebelum pelaksanaan Ujian Kenaikan Sabuk dilaksanakan. Kegiatan tersebut dimualai pukul 07.30 s/d 15.00 WIB.  Dari kegiatan itulah, diharapkan kepada semua Karateka untuk tetap semangat berlatih dan memperkokoh kekuatan INKAI khususnya Cilacap Barat.

Demikian apa yang kami sampaikan.Kami selaku sSegenap pengurus INKAI Cilacap Barat, mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah membantu & bekerjasama pada kegiatan tersebut. Selain itu, kami sampaikan mohon maaf apabila dalam penyampaian kami kepada seluruh lapisan masyarakat kurang berkenan di hati sekalian, kami sampaikan mohon maaf…

Sekian terimakasih….

Oss……

<        Ingin Sehaaatt???? Ya……KARATE…!!!    >

LAMPIRAN KEGIATAN

Posted by: inkaiprestasiwanareja | May 17, 2012

PERSIAPAN GASHUKU INKAI 17 JUNI 2012

HASIL RAPAT

PERSIAPAN GASHUKU 17 JUNI 2012

 

PELAKSANAAN GASHUKU

HARI, TANGGAL               : MINGGU, 17 JUNI 2012

WAKTU                                     : 07.30 WIB s/d SELESAI

TEMPAT                                  : LAPANGAN SEPAK BOLA MELUWUNG   /   SDN TARISI 01

 

DAFTAR HADIR RAPAT

  1. EDI SUPARLI
  2. REZA SETYABUDI
  3. AEP SAEFUDIN
  4. ALAM HARI SETIAWAN
  5. CARTU GUSTIAR
  6. JIHAN AHMAD A

 
 TARGET PESERTA GASHUKU

  1. SMA N 1 CIPARI                                   : 30
  2. PKBM GIRIWANGI CIPARI         : 13
  3. SMA N 1 SIDAREJA                            : 20
  4. SMP N 1 SIDAREJA                             : 20
  5. SMP N 1 WANAREJA                         : 20
  6. SDN CILONGKRANG 01                  : 8
  7. SDN ADIMULYA 04                          : 7
  8. SDN MALABAR 02                             : 12
  9. SDN LIMBANGAN 04
  10. KAWUNGANTEN                                : 20        

                   JUMLAH                                             : 150

DISTRIBUSI PERSURATAN

TEMBUSAN

  1. KADES TARISI
  2. KEPALA UPT DISDIKPORA KEC. WANAREJA
  3. KECAMATAN WANAREJA
  4. KAPOLSEK WANAREJA
  5. DANRAMIL WANAREJA
  6. PENGCAB INKAI
  7. ARSIP

 INSTANSI PENDIDIKAN

  1. SMA N 1 CIPARI
  2. SMP N 1 CIPARI
  3. PKBM GIRIWANGI CIPARI
  4. SMA N 1 SIDAREJA
  5. SMP N 1 SIDAREJA
  6. SMP N 1 WANAREJA
  7. SDN CILONGKRANG 01
  8. SDN TARISI 01
  9. SDN ADIMULYA 04
  10. SDN LIMBANGAN 04
  11. SDN MALABAR 02
  12. SDN BANTAR 04

 

 

SUSUNAN PANITIA

 

PENANGGUNG JAWAB          : HARJONO

KETUA                                               : 1. EDI SUPARLI

                                                                  2. PUJO WARDOYO

 

SEKRETARIS                                 : ALAM HARI SETIAWAN

BENDAHARA                                : REZA SETYABUDI

 

KOORDINATOR LAPANGAN

SEKSI HUMAS

  1. CARTU GUSTIAR
  2. WIRA PAMUNGKAS

SEKSI PERLENGKAPAN

  1. AEP SAEFUDIN
  2. HANA YULIASIH
  3. DWI INA BAGUS PRATOMO
  4. SUPENO
  5. RIZKI FIRMANSYAH
  6. PUJI DANANG M
  7. ANGGIT BAGUS S
  8. FERDI PUTRANTO
  9. AGUS LUSIANTO

 SEKSI DOKUMENTASI            : JIHAN AHMAD ASY-SYA’BANI


 

SUSUNAN ACARA

 

  1. PEMANASAN & LATIHAN             : 07.30 – 08.30 WIB
  2. UPACARA PEMBUKAAN                 : 08.30 – 09.30 WIB
  3. LATIHAN INTI                                      : 09.30 – 11.30 WIB
  4. ISOMA                                                          : 11.30 – 13.00 WIB
  5. DILANJUTKAN LATIHAN            : 13.00 – 15.00 WIB
  6. UPACARA PENUTUPAN                   : 15.00 – 16.00 WIB

 


 CATATAN

  1. BATAS AKHIR PEMBAYARAN ADMINISTRASI MASING-MASING DOJO, TANGGAL 15 JUNI 2012, DISERAHKAN KEPADA BENDAHARA

KETENTUAN-KETENTUAN PESERTA

  1. BAGI ANGGOTA YANG TIDAK MEGIKUTI GASHUKU TANPA KETERANGAN YANG JELAS/KUAT, DIANGGAP FAKUM/DIBEKUKKAN DARI KEANGGOTAAN.
  2. BAGI ANGGOTA YANG TIDAK MENGIKUTI GASHUKU DENGAN IZIN YANG JELAS/KUAT, TETAP DIKENAKAN ADMINISTRASI GASHUKU.

 

 

 

Posted by: inkaiprestasiwanareja | February 22, 2012

SEJARAH UMUM KARATE

Karate

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Karatedo.svg
Karate
(空手)
Hanashiro Chomo.jpg
Hanashiro Chomo
Nama lain Karate-dō (空手道)
Fokus Striking
Tingkat kekerasan Kontak penuh
Negara asal Bendera Jepang Japan (Ryukyu Islands dan Seni bela diri Cina kenpō dan kemudian dikembangkan di Jepang)
Pencipta Sakukawa Kanga; Matsumura Sokon; Itosu Anko; Gichin Funakoshi
Seni pendahulu Seni bela diri China, Seni bela diri asli dari Ryukyu Islands (Naha-te, Shuri-te, Tomari-te)
Olahraga Olimpiade Tidak

Karate (空 手 道) adalah seni bela diri yang berasal dari Jepang. Seni bela diri karate dibawa masuk ke Jepang lewat Okinawa. Seni bela diri ini pertama kali disebut “Tote” yang berarti seperti “Tangan China”. Waktu karate masuk ke Jepang, nasionalisme Jepang pada saat itu sedang tinggi-tingginya, sehingga Sensei Gichin Funakoshi mengubah kanji Okinawa (Tote: Tangan China) dalam kanji Jepang menjadi ‘karate’ (Tangan Kosong) agar lebih mudah diterima oleh masyarakat Jepang. Karate terdiri dari atas dua kanji. Yang pertama adalah ‘Kara’ 空 dan berarti ‘kosong’. Dan yang kedua, ‘te’ 手, berarti ‘tangan’. Yang dua kanji bersama artinya “tangan kosong” 空手 (pinyin: kongshou).

Menurut Zen-Nippon Karatedo Renmei/Japan Karatedo Federation (JKF) dan World Karatedo Federation (WKF), yang dianggap sebagai gaya karate yang utama yaitu:

  1. Shotokan
  2. Goju-Ryu
  3. Shito-Ryu
  4. Wado-Ryu

Keempat aliran tersebut diakui sebagai gaya Karate yang utama karena turut serta dalam pembentukan JKF dan WKF.

Namun gaya karate yang terkemuka di dunia bukan hanya empat gaya di atas itu saja. Beberapa aliran besar seperti Kyokushin , Shorin-ryu dan Uechi-ryu tersebar luas ke berbagai negara di dunia dan dikenal sebagai aliran Karate yang termasyhur, walaupun tidak termasuk dalam “4 besar WKF”.

Di negara Jepang, organisasi yang mewadahi olahraga Karate seluruh Jepang adalah JKF. Adapun organisasi yang mewadahi Karate seluruh dunia adalah WKF (dulu dikenal dengan nama WUKO – World Union of Karatedo Organizations). Ada pula ITKF (International Traditional Karate Federation) yang mewadahi karate tradisional. Adapun fungsi dari JKF dan WKF adalah terutama untuk meneguhkan Karate yang bersifat “tanpa kontak langsung”, berbeda dengan aliran Kyokushin atau Daidojuku yang “kontak langsung”.

Latihan dasar karate terbagi tiga seperti berikut:

  1. Kihon, yaitu latihan teknik-teknik dasar karate seperti teknik memukul, menendang dan menangkis.
  2. Kata, yaitu latihan jurus atau bunga karate.
  3. Kumite, yaitu latihan tanding atau sparring.

Pada zaman sekarang karate juga dapat dibagi menjadi aliran tradisional dan aliran olah raga. Aliran tradisional lebih menekankan aspek bela diri dan teknik tempur sementara aliran olah raga lebih menumpukan teknik-teknik untuk pertandingan olah raga.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Teknik Karate

Teknik Karate terbagi menjadi tiga bagian utama : Kihon (teknik dasar), Kata(jurus) dan Kumite (pertarungan). Murid tingkat lanjut juga diajarkan untuk menggunakan senjata seperti tongkat (bo) dan ruyung (nunchaku).

[sunting] Kihon

Kihon (基本:きほん, Kihon?) secara harfiah berarti dasar atau fondasi. Praktisi Karate harus menguasai Kihon dengan baik sebelum mempelajari Kata dan Kumite.

Pelatihan Kihon dimulai dari mempelajari pukulan dan tendangan (sabuk putih) dan bantingan (sabuk coklat). Pada tahap dan atau Sabuk Hitam, siswa dianggap sudah menguasai seluruh kihon dengan baik.

[sunting] Kata

Kata (型:かた) secara harfiah berarti bentuk atau pola. Kata dalam karate tidak hanya merupakan latihan fisik atau aerobik biasa. Tapi juga mengandung pelajaran tentang prinsip bertarung. Setiap Kata memiliki ritme gerakan dan pernapasan yang berbeda.

Dalam Kata ada yang dinamakan Bunkai. Bunkai adalah aplikasi yang dapat digunakan dari gerakan-gerakan dasar Kata.

Setiap aliran memiliki perbedaan gerak dan nama yang berbeda untuk tiap Kata. Sebagai contoh : Kata Tekki di aliran Shotokan dikenal dengan nama Naihanchi di aliran Shito Ryu. Sebagai akibatnya Bunkai (aplikasi kata) tiap aliran juga berbeda.

[sunting] Kumite

Kumite (組手:くみて) secara harfiah berarti “pertemuan tangan”. Kumite dilakukan oleh murid-murid tingkat lanjut (sabuk biru atau lebih). Tetapi sekarang, ada dojo yang mengajarkan kumite pada murid tingkat pemula (sabuk kuning). Sebelum melakukan kumite bebas (jiyu Kumite) praktisi mempelajari kumite yang diatur (go hon kumite) atau (yakusoku kumite). Untuk kumite aliran olahraga, lebih dikenal dengan Kumite Shiai atau Kumite Pertandingan.

Untuk aliran Shotokan di Jepang, kumite hanya dilakukan oleh siswa yang sudah mencapai tingkat dan (sabuk hitam). Praktisi diharuskan untuk dapat menjaga pukulannya supaya tidak mencederai kawan bertanding.

Untuk aliran “kontak langsung” seperti Kyokushin, praktisi Karate sudah dibiasakan untuk melakukan kumite sejak sabuk biru strip. Praktisi Kyokushin diperkenankan untuk melancarkan tendangan dan pukulan sekuat tenaganya ke arah lawan bertanding.

Untuk aliran kombinasi seperti Wado-ryu, yang tekniknya terdiri atas kombinasi Karate dan Jujutsu, maka Kumite dibagi menjadi dua macam, yaitu Kumite untuk persiapan Shiai, yang dilatih hanya teknik-teknik yang diperbolehkan dalam pertandingan, dan Goshinjutsu Kumite atau Kumite untuk beladiri, semua teknik dipergunakan, termasuk jurus-jurus Jujutsu seperti bantingan, kuncian, dan menyerang titik vital.

[sunting] Pertandingan Karate

Pertandingan karate dibagi atas dua jenis yaitu :

  1. Kumite (perkelahian) putera dan puteri
  2. Kata (jurus) putera dan puteri

[sunting] Kumite

Kumite dibagi atas kumite perorangan dengan pembagian kelas berdasarkan berat badan dan kumite beregu tanpa pembagian kelas berat badan (khusus untuk putera). Sistem pertandingan yang dipakai adalah reperchance (WUKO) atau babak kesempatan kembali kepada atlet yang pernah dikalahkan oleh sang juara. Pertandingan dilakukan dalam satu babak (2-3 menit bersih) dan 1 babak perpanjangan kalau terjadi seri, kecuali dalam pertandingan beregu tidak ada waktu perpanjangan. Dan jika masih pada babak perpanjangan masih mengalami nilai seri, maka akan diadakan pemilihan karateka yang paling ofensif dan agresif sebagai pemenang.

[sunting] Kata

Pada pertandingan kata yang diperagakan adalah keindahan gerak dari jurus, baik untuk putera maupun puteri. Sesuai dengan Kata pilihan atau Kata wajib dalam peraturan pertandingan.

Para peserta harus memperagakan Kata wajib. Bila lulus, peserta akan mengikuti babak selanjutnya dan dapat memperagakan Kata pilihan.

Pertandingan dibagi menjadi dua jenis: Kata perorangan dan Kata beregu. Kata beregu dilakukan oleh 3 orang. Setelah melakukan peragaan Kata , para peserta diharuskan memperagakan aplikasi dari Kata (bunkai). Kata beregu dinilai lebih prestisius karena lebih indah dan lebih susah untuk dilatih.

Menurut standar JKF dan WKF, yang diakui sebagai Kata Wajib adalah hanya 8 Kata yang berasal dari perguruan 4 Besar JKF, yaitu Shotokan, Wado-ryu, Goju-ryu and Shito-ryu, dengan perincian sebagai berikut:

  • Shotokan : Kankudai dan Jion.
  • Wado-ryu : Seishan dan Chinto.
  • Goju-ryu : Saifa dan Seipai.
  • Shito-ryu: Seienchin dan Bassaidai.

Karateka dari aliran selain 4 besar tidak dilarang untuk ikut pertandingan Kata JKF dan WKF, hanya saja mereka harus memainkan Kata sebagaimana dimainkan oleh perguruan 4 besar di atas.

[sunting] Luas lapangan

  • Lantai seluas 8 x 8 meter, beralas papan atau matras di atas panggung dengan ketinggian 1 meter dan ditambah daerah pengaman berukuran 2 meter pada tiap sisi.
  • Arena pertandingan harus rata dan terhindar dari kemungkinan menimbulkan bahaya.

Pada Kumite Shiai yang biasa digunakan oleh FORKI yang mengacu peraturan dari WKF, idealnya adalah menggunakan matras dengan lebar 10 x 10 meter. Matras tersebut dibagi kedalam tiga warna yaitu putih, merah dan biru. Matras yang paling luar adalah batas jogai dimana karate-ka yang sedang bertanding tidak boleh menyentuh batas tersebut atau akan dikenakan pelanggaran. Batas yang kedua lebih dalam dari batas jogai adalah batas peringatan, sehingga karate-ka yang sedang bertanding dapat memprediksi ruang arena dia bertanding. Sisa ruang lingkup matras yang paling dalam dan paling banyak dengan warna putih adalah arena bertanding efektif.

[sunting] Peralatan dalam pertandingan karate

Peralatan yang diperlukan dalam pertandingan karate

  1. Pakaian karate (karategi) untuk kontestan
  2. Pelindung tangan
  3. Pelindung tulang kering
  4. Ikat pinggang (Obi) untuk kedua kontestan berwarna merah/aka dan biru/ao
  5. Alat-alat lain yang diperbolehkan tapi bukan menjadi keharusan adalah:
    • Pelindung gusi (di beberapa pertandingan menjadi keharusan)
    • Pelindung tubuh untuk kontestan putri
    • Pelindung selangkangan untuk kontestan putera
  6. Peluit untuk arbitrator/alat tulis
  7. Seragam wasit/juri
    • Baju putih
    • Celana abu-abu
    • Dasi merah
    • Sepatu karet hitam tanpa sol
  8. Papan nilai/n scoring board
  9. Administrasi pertandingan
  10. bendera merah & biru untuk juri
  11. Peluit untuk wasit

Tambahan: Khusus untuk Kyokushin, pelindung yang dipakai hanyalah pelindugn selangkangan untuk kontestan putra. Sedangkan pelindung yang lain tidak diperkenankan.

[sunting] Falsafah Karate

Rakka (Bunga yang berguguran)

Ia adalah konsep bela diri atau pertahanan di dalam karate. Ia bermaksud setiap teknik pertahanan itu perlu dilakukan dengan bertenaga dan mantap agar dengan menggunakan satu teknik pun sudah cukup untuk membela diri sehingga diumpamakan jika teknik itu dilakukan ke atas pokok, maka semua bunga dari pokok tersebut akan jatuh berguguran. Contohnya jika ada orang menyerang dengan menumbuk muka, si pengamal karate boleh menggunakan teknik menangkis atas. Sekiranya tangkisan atas itu cukup kuat dan mantap, ia boleh mematahkan tangan yang menumbuk itu. Dengan itu tidak perlu lagi membuat serangan susulan pun sudah cukup untuk membela diri.

Mizu No Kokoro (Minda itu seperti air)

Konsep ini bermaksud bahwa untuk tujuan bela diri, minda (pikiran) perlulah dijaga dan dilatih agar selalu tenang. Apabila minda tenang, maka mudah untuk pengamal bela diri untuk mengelak atau menangkis serangan. Minda itu seumpama air di danau. Bila bulan mengambang, kita akan dapat melihat bayangan bulan dengan terang di danau yang tenang. Sekiranya dilontar batu kecil ke danau tersebut, bayangan bulan di danau itu akan kabur.

[sunting] Aliran Karate

Seperti telah disinggung diatas, ada banyak aliran Karate di Jepang, dan sebagian dari aliran-aliran tersebut sudah masuk ke Indonesia.

Adapun ciri khas dan latar belakang dari berbagai aliran Karate yang termasuk dalam “4 besar JKF” adalah sebagai berikut:

[sunting] Shotokan

Shoto adalah nama pena Gichin Funakoshi, Kan dapat diartikan sebagai gedung/bangunan – sehingga shotokan dapat diterjemahkan sebagai Perguruan Funakoshi. Gichin Funakoshi merupakan pelopor yang membawa ilmu karate dari Okinawa ke Jepang. Aliran Shotokan merupakan akumulasi dan standardisasi dari berbagai perguruan karate di Okinawa yang pernah dipelajari oleh Funakoshi. Berpegang pada konsep Ichigeki Hissatsu, yaitu satu gerakan dapat membunuh lawan. Shotokan menggunakan kuda-kuda yang rendah serta pukulan dan tangkisan yang keras. Gerakan Shotokan cenderung linear/frontal, sehingga praktisi Shotokan berani langsung beradu pukulan dan tangkisan dengan lawan.

[sunting] Goju-ryu

Goju memiliki arti keras-lembut. Aliran ini memadukan teknik keras dan teknik lembut, dan merupakan salah satu perguruan karate tradisional di Okinawa yang memiliki sejarah yang panjang. Dengan meningkatnya popularitas Karate di Jepang (setelah masuknya Shotokan ke Jepang), aliran Goju ini dibawa ke Jepang oleh Chojun Miyagi. Miyagi memperbarui banyak teknik-teknik aliran ini menjadi aliran Goju-ryu yang sekarang, sehingga banyak orang yang menganggap Chojun Miyagi sebagai pendiri Goju-ryu. Berpegang pada konsep bahwa “dalam pertarungan yang sesungguhnya, kita harus bisa menerima dan membalas pukulan”. Sehinga Goju-ryu menekankan pada latihan SANCHIN atau pernapasan dasar, agar para praktisinya dapat memberikan pukulan yang dahsyat dan menerima pukulan dari lawan tanpa terluka. Goju-ryu menggunakan tangkisan yang bersifat circular serta senang melakukan pertarungan jarak rapat.

[sunting] Shito-ryu

Aliran Shito-ryu terkenal dengan keahlian bermain KATA, terbukti dari banyaknya KATA yang diajarkan di aliran Shito-ryu, yaitu ada 30 sampai 40 KATA, lebih banyak dari aliran lain. Namun yang tercatat di soke/di Jepang ada 111 kata beserta bunkainya. Sebagai perbandingan, Shotokan memiliki 25, Wado memiliki 17, Goju memiliki 12 KATA. Dalam pertarungan, ahli Karate Shito-ryu dapat menyesuaikan diri dengan kondisi, mereka bisa bertarung seperti Shotokan secara frontal, maupun dengan jarak rapat seperti Goju.

[sunting] Wado-ryu

Wado-ryu adalah aliran Karate yang unik karena berakar pada seni beladiri Shindo Yoshin-ryu Jujutsu, sebuah aliran beladiri Jepang yang memiliki teknik kuncian persendian dan lemparan. Sehingga Wado-ryu selain mengajarkan teknik Karate juga mengajarkan teknik kuncian persendian dan lemparan/bantingan Jujutsu. DIdalam pertarungan, ahli Wado-ryu menggunakan prinsip Jujutsu yaitu tidak mau mengadu tenaga secara frontal, lebih banyak menggunakan tangkisan yang bersifat mengalir (bukan tangkisan keras), dan kadang-kadang menggunakan teknik Jujutsu seperti bantingan dan sapuan kaki untuk menjatuhkan lawan. Akan tetapi, dalam pertandingan FORKI dan JKF, para praktisi Wado-ryu juga mampu menyesuaikan diri dengan peraturan yang ada dan bertanding tanpa menggunakan jurus-jurus Jujutsu tersebut.

Sedangkan aliran Karate lain yang besar walaupun tidak termasuk dalam “4 besar JKF” antara lain adalah:

[sunting] Kyokushin

Kyokushin tidak termasuk dalam 4 besar Japan Karatedo Federation. Akan tetapi, aliran ini sangat terkenal baik di dalam maupun diluar Jepang, serta turut berjasa memopulerkan Karate di seluruh dunia, terutama pada tahun 1970an. Aliran ini didirikan oleh Sosai Masutatsu Oyama. Nama Kyokushin mempunyai arti kebenaran tertinggi. Aliran ini menganut sistem Budo Karate, dimana praktisi-praktisinya dituntut untuk berani melakukan full-contact kumite, yakni tanpa pelindung, dan menyerang secara frontal, untuk mendalami arti yang sebenarnya dari seni bela diri karate serta melatih jiwa/semangat keprajuritan (budo), aliran ini juga sering dikenal sebagai salah satu aliran karate paling keras. Tidak seperti kebanyakan aliran karate yang sudah berfokus pada olahraga, dimana dalam pertandingannya menerapkan sistem tidak kontak langsung dan hasil yang ditentukan oleh poin, Kyokushin masih berpegang teguh pada sistem tradisional, terlihat dari sistem pertandingan kumite pada kejuaraan Kyokushin yang menerapkan pertarungan full contact dan boleh membuat Knock Out (KO) lawan. Aliran ini menerapkan hyakunin kumite (kumite 100 orang) sebagai ujian tertinggi, dimana karateka diuji melakukan 100 kumite berturut-turut tanpa kalah. Sosai Oyama sendiri telah melakukan kumite 300 orang. Adalah umum bagi praktisi aliran ini untuk melakukan 5-10 kumite berturut-turut.

[sunting] Shorin-ryu

Aliran ini adalah aliran Karate yang asli berasal dari Okinawa. Didirikan oleh Shoshin Nagamine yang didasarkan pada ajaran Yasutsune Anko Itosu, seorang guru Karate abad ke 19 yang juga adalah guru dari Gichin Funakoshi, pendiri Shotokan Karate. Dapat dimaklumi bahwa gerakan Shorin-ryu banyak persamaannya dengan Shotokan. Perbedaan yang mencolok adalah bahwa Shorin-ryu juga mengajarkan bermacam-macam senjata, seperti Nunchaku, Kama dan Rokushaku Bo.

[sunting] Uechi-ryu

Aliran ini adalah aliran Karate yang paling banyak menerima pengaruh dari beladiri China, karena pencipta aliran ini, Kanbun Uechi, belajar beladiri langsung di provinsi Fujian di China. Oleh karena itu, gerakan dari aliran Uechi-ryu Karate sangat mirip dengan Kungfu aliran Fujian, terutama aliran Baihequan (Bangau Putih)

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Karate

Posted by: inkaiprestasiwanareja | February 15, 2012

HASIL POPDA KARATE SMA 2012

This slideshow requires JavaScript.

ALHAMDULILLAH……

OSH…TAHUN 2012 MERUPAKAN TAHUN KEBERHASILAN KEMBALI PARA  KARATEKA INKAI CILACAP BARAT…TAHUN INILAH YANG MENJADI MOMEN PENTING UNTUK DIKENANG.

UNTUK KALI PERTAMA, POPDA KARATE SMA DISELENGGARAKAN DITAHUN 2012. TEPATNYA, PADA HARI SELASA 14 FEBRUARI 2012 DI CILACAP KEJUARAAN KARATE TINGKAT SMA SE-KABUPATEN CILACAP DISELENGGARAKAN. TIDAK SEDIKIT, MEDALI YANG DIPEROLEH ATLET-ATLET KARATE DARI WILAYAH BARAT KHUSUSNYA INKAI CILACAP BARAT.

ADAPUN HASIL PERTANDINGAN POPDA KARATE UNTUK TINGKAT SD, SMP, DAN SMA, SEBAGAI BERIKUT :

Tingkat SD
1. Juara 1 Kumite Perorangan
BAGUS PRATAMA (SD TARISI 01, WANAREJA)
2. Juara 3 Kata Perorangan
TEGAR NATA JAYA (SD TARISI 01, WANAREJA)

Tingkat SMP
1. Juara 1 Kumite Perorangan -40 Kg Putri
VELLY L (SMP N 1 WANAREJA)
2. Juara 1 Kumite Perorangan +40 Kg Putri
DEA PALUPY (SMP N 1 WANAREJA)
3. Juara 1 Kumite Perorangan -50 Kg Putra
DWI INA BAGUS PRATAMA (SMP N 1 WANAREJA)
4. Juara 1 Kumite Perorangan +50 Kg Putra
IRFAN BAHRI (SMP N 1 WANAREJA)
5. Juara 3 Kata Perorangan Putri
VELLY L (SMP N 1 WANAREJA)
6. Juara 3 Kata Perorangan Putra
IRFAN BAHRI (SMP N 1 WANAREJA)

Tingkat SMA
1. Juara 1 Kumite Perorangan +60 Kg Putra
Muh. IQBAL KA (SMA N 1 CIPARI)
2. Juara 1 Kumite Perorangan -50 Kg Putri
TRI NGAMALIA (SMA N 1 SIDAREJA)
3. Juara 2 Kata Perorangan Putra
RIZKI FIRMANSYAH (SMA N 1 CIPARI)
4. Juara 2 Kumite Perorangan +50 Kg Putri
RINI YULIANTI (SMA N 1 SIDAREJA)
5. Juara 2 Kumite Perorangan +60 Kg Putra
TRI WIDIANTO (SMA NASIONAL SIDAREJA)
6. Juara 3 Kumite Perorangan -60 Kg Putra
WIRA PAMUNGKAS (SMA N 1 CIPARI)
7. Juara 3 Bersama Kata Perorangan Putri
a. TRI NGAMALIA (SMA N 1 CIPARI)
b. DIEMAS PALUPY (SMA N 1 CIPARI)

Posted by: inkaiprestasiwanareja | January 11, 2012

HASIL SELEKSI POPDA KARATE KOMDA SIDAREJA

ALHAMDULILLAH,,,INKAI CILACAP BARAT, KHUSUSNYA KARATEKA DOJO SMA NEGERI 1 CIPARI KEMBALI MENOREHKAN PRESTASINYA DI AJANG SELEKSI POPDA CABANG KARATE YANG DILAKSANAKAN PADA HARI RABU, 11 JANUARI  2012 DI KARANGPUCUNG……INKAI WANAREJA (DOJO SMA N 1 CIPARI) MENJADI JUARA UMUM DENGAN MEREBUT JUARA 1 KATA PUTRA & PUTRI, JUARA 1 -60 Kg Pa, JUARA 1 +50 Kg Pi, JUARA 2 KATA Pa, SERTA JAUARA 2 KUMITE -60 Pa.

ADAPUN DAFTAR ATLET YANG TERSELEKSI SEBAGAI WAKIL KOMDA SIDAREJA UNTUK CABANG KARATE, SEBAGAI BERIKUT :

NO. NAMA  L/P ASAL SEKOLAH KATEGORI PERTANDINGAN KET.
A. SMA
1. DIEMAS PALUPY P SMA N 1 CIPARI KATA PUTRI  Juara 1
2. WIRA PAMUNGKAS L SMA N 1 CIPARI KATA PUTRA  Juara 2
3. TRI NGAMALIA P SMA N 1 SIDAREJA KUMITE -50 Kg   Juara 1
4. LULY M. P SMA NASIONAL KUMITE -50 Kg   Juara 2
5. RINI P SMA N 1 SIDAREJA KUMITE +50 Kg   Juara 2
6. RIZKI FIRMANSYAH L SMA N 1 CIPARI KUMITE -60 Kg   Juara 1
7 AGUNG GUNTARA L SMA N 1 CIPARI KUMITE -60 Kg   Juara 2
8 TRI WIDIANTO L SMA NASIONAL KUMITE +60 Kg   Juara 1
A. SMK
1. SOIPAH M. P KARANGPUCUNG KATA PUTRI  Juara 1
2. WILLY W. L KARANGPUCUNG KATA PUTRA  Juara 1
3. FITRI P KARANGPUCUNG KUMITE +50 Kg   Juara 1
4. EMI P KARANGPUCUNG KUMITE -50 Kg  Juara 1
5. ULFA P KARANGPUCUNG KUMITE -50 Kg   Juara 2
6. SYARIFUL L KARANGPUCUNG KUMITE +60 Kg   Juara 1
7. ADIYANA L YOS SUDARSO SIDAREJA KUMITE +60 Kg   Juara 21
8. RIVALDI L YOS SUDARSO SIDAREJA KUMITE -60 Kg   Juara 1
Posted by: inkaiprestasiwanareja | January 9, 2012

GASHUKU & UJIAN KENAIKAN SABUK, 8 JANUARI 2012

OSH……….

SALAM KARATE UNTUK KITA SEMUA,,,,

DENGAN MENGUCAP SYUKUR ALHAMDULILLAH, INKAI CABANG CILACAP BARAT PADA HARO MINGGU TANGGAL 8 JANUARI 2012 TELAH MELAKSANAKAN GASHUKU DAN UJIAN KENAIKAN SABUK/TINGKAT.

KEGIATAN TERSEBUT DIIKUTI OLEH 390 PESERTA DARI SD s/d SMA. PANTITIAN PELAKSANA KEGIATAN TERSEBUT YANG ERDIRI DARI 12 MSH, MERUPAKAN KUNCI SUKSES TERLAKSANANYA KEGIATAN TERSEBUT….

ADAPUN RINCIAN PESERTA KEGIATAN TERSEBUT, SEBAGAI BERIKUT :

  1. SD     : 20 anak
  2. SMP : 54 anak
  3. SMA : 47 anak

TOTAL : 121 anak YANG BERASAL DARI 7 DOJO YANG ADA DI WILAYAH CILACAP BARAT…

KEGIATAN INI MERUPAKAN YANG TERBESAR SETELAH PERGANTIAN KEPENGURUSAN BARU UNTUK PERIODE 2011 s/d 2016 DENGAN SISTEM MANAJEMEN YANG BARU PULA…..

DIHARAPKAN, DENGAN MELIHAT PERKEMBANGAN INKAI DI WILAYAH CILACAP BAGIAN BARAT, DAPAT MEMBANGKITKAN PERKEMBANGAN YANG PESAT PULA DI WILAYAH-WILAYAH YANG ADA DI SELURUH INDONESIA….SEHINGGA INKAI TETAP JAYA DAN TETAP MENJADI YANG TERBAIK……

OSH……

This slideshow requires JavaScript.

Posted by: inkaiprestasiwanareja | November 26, 2011

GASHUKU & UJIAN DAN INKAI SEKOCI JAKARTA UTARA, 2011

Tanggal 20 November 2011 merupakan momen yang sangat berharga bagi setiap karateka yang ikut merasakannya. Dengan semangat yang tinggi, Karateka INKAI Wanareja bersama INKAI Cilacap telah usai melaksanakan GASHUKU & UJIAN DAN INKAI SEKOCI, yang dilaksanakan di BATALIYON AL YONMANHARLAN JAKARTA UTARA.

Adapun Daftar Karateka yang mengikuti Ujian DAN, sebagai berikut;

  1. UJIAN DARI DAN I KE DAN II
  • PUJO WARDOYO, ( DAN I )
  • NISA WARDANA, ( DAN I )

2.  UJIAN DARI QYU I KE DAN I

  • AEP SAEFUDIN
  • ALAM HARI SETIAWAN
  • JIHAN AHMAD ASY-SYA’BANI

3.  PESERTA GASHUKU

  • DWI INA BAGUS PRATAMA, DAN I INKAI
  • YUNI, DAN I INKAI
Posted by: inkaiprestasiwanareja | November 14, 2011

KEJUARAAN KARATE ANTAR PELAJAR 2011

This slideshow requires JavaScript.


KEJUARAAN KARATE ANTAR PELAJAR SE-KABUPATEN CILACAP

TAHUN 2011

Tanggal 12 dan 13 November merupakan sejarah perjuangan karate yang sangar mengesankan. Diikuti oleh 300 lebih karateka di seluruh cilacap yang terdiri dari 3 perguruan (INKAI, AMURA, BKC), mulai dari SD, SMP, dan SMA/SMK ikut serta dalam Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama antara FORKI dengan DISDIKPORA Kabupaten Cilacap, yang langsung dipimpin oleh  Kepala Disdikpora, Bpk. Tulus Wibowo, telah memberikan momen yang sangat penting dan bersejarah dalam perkembangan karate di indonesia khususnya di Kab. Cilacap.

Karateka dari Kontingen Wanareja (Cilacap Barat) telah menyumbangkan jawara-jawara/karateka-karateka handal yang menghasilkan banyak atlet dan banyak Juara.

Adapun Karateka yang telah berjuang keras mempertahankan kejayaan INKAI di Cilacap Barat, sebagai berikut:

  1. KONTINGEN SD
  • BAGUS                   : JUARA 3 KATA DAN KUMITE
  • YUDI                      :

2. KONTINGEN SMP NEGERI 1 WANAREJA

  • HANNA                : JUARA 1 KATA DAN KUMITE
  • IRVAN JODI      : JUARA 1 DAN 3 KUMITE
  • PETRUS                : JUARA 3 KATA DAN KUMITE
  • DEA PALUPY    : JUARA 3 KUMITE
  • VELLY                  : JUARA 3 KATA
  1. KONTINGEN SMA NEGERI 1 CIPARI

Daftar Atlet Kontingen SMA N 1 Cipari, sebagai berikut ;

1. Anggit Bagus Sudibyo

2. Agung Guntara

3. Agus Lusiyanto

4. Cartu Gustiar

5. Diemas Palupy

6. Muhammad Ibnu Manshur

7. Muhammad Iqbal KA

8. Rizki Firmansyah

DAFTAR ATLET YANG MERAIH JUARA:

  • MUHAMMAD IBNU MANSHUR    : JUARA 1 KUMITE  ( KELAS KADET )
  • AGUNG GUNTARA                             : JUARA 2 KUMITE ( KELAS KADET )
  • ANGGIT BAGUS S                                : JUARA 3 KATA DAN KUMITE ( KELAS YUNIOR )
  • FERDI PUTRANTO                              : JUARA 3 KATA DAN KUMITE (KELAS YUNIOR )
  • MUHAMMAD IQBAL KA                  : JUARA 2 KUMITE (KELAS YUNIOR +76 Kg )
  • DIEMAS PALUPY                                : JUARA 3 KUMITE (KELAS YUNIOR PUTRI )
Posted by: inkaiprestasiwanareja | November 9, 2011

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.

Categories